Bom Molotov menjadi kenangan manis Literacy Coffee 2019

2019 telah berlalu, selamat menempuh 2020. Literacy Coffee siap menjadi wadah yang semakin garang bagi sekumpulan Borjuis dan Proletar, menyesuaikan diri dengan kepentingan keduanya. Menarik memang, warung kopi selalu menjadi milik semua golongan yang duduk disana, terlepas apapun yang mereka bicarakan dan tertawakan, minumnya harus tetap pesan toh

Bicara semua kenangan 2019, Literacy Coffee tentu memiliki momentum paling berkesan. Yakni tragedi pelemparan bom molotov. Entah dapat dikatakan sebagai drama melankolis atau rekayasa praktis. Opss. Tentu, seluruh penghuni Literacy Coffee harus tetap waspada. Pantang lengah, tetap ketatkan pertahanan, terutama di bidang ekonomi. 


Bagaimana bisa melawan serangan jikalau perutmu lapar. Setidaknya kita sama sama tahu, bahwa Literacy Coffee akan tetap menyala apinya, sekalipun bom atom menyasar.

Posting Komentar

0 Komentar